Tampilkan postingan dengan label inspiring story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspiring story. Tampilkan semua postingan

26 Agustus 2009

Hati yang Terluka

Beberapa hari yang lalu gw ngobrol sama salah satu sahabat mengenai hati yang terluka. Kebetulan dia baru putus dari pacar 7 tahunnya. Pastinya ga mudah menghadapi rasa sakit ini. Gw tau karena gw pun pernah mengalami hal yang serupa tapi tak sama :)

Pada awalnya pasti akan merasa down karena tiba2 kita berpisah dengan seseorang yang selalu ada disisi kita selama sekian tahun. Banyak memori indah yang sudah terjadi. Dan akhirnya semua itu harus berakhir karena alasan tertentu yg bukan karena orang ketiga atau dikhianati. Rasa sayang itu masih ada dan harapan masih ingin diciptakan tapi semua itu tidak mungkin karena rasa sakit yang sudah terlanjur tertoreh di hati. Rasa sakit, kecewa, sedih akan ada selama beberapa waktu sampai akhirnya kita bisa ikhlas menerima semua yg sudah terjadi dan membiarkannya menjadi masa lalu.

Pengalaman ini tentunya (hampir pasti) akan merubah cara berpikir kita tentang hidup, tentang cinta, dan tentang laki laki. Ada orang yg reaksinya jadi benci sama cowo dan ga mau pacaran lagi. Ada juga yang jadi sangat pemilih dalam memilih pasangan. Dan ada juga yang pacaran lagi hanya untuk balas dendam. Ini semua gimana kita menyikapi pengalaman itu sendiri.

Berbagi pengalaman sedikit, kalo gw, dulu gw akhirnya bisa menikmati kesendirian gw. Setelah sekian lama berhubungan dengan hanya 1 orang cowo saja akhirnya gw bisa bergaul dengan bebas (bukan negatif) dengan banyak lelaki tanpa ada yang cemburu ato ngelarang2. Bisa tau banyak sifat lelaki. Dan akhirnya pada waktu tertentu gw jadi bisa tau lelaki yang seperti apa yang gw butuh kan untuk menjadi suami gw kelak. Masa masa itu juga yang mendewasakan gw, membuka pikiran gw tentang hidup. Mencoba hal hal baru. Saat2 itu bener2 gw nikmati sampai akhirnya gw merindukan sosok seseorang untuk mendampingi gw. Hati gw yang lama tertutup lama kelamaan mulai terbuka. Dan gw sudah benar2 mengikhlaskan 'rasa sakit' itu terjadi pada gw. Dan juga memaafkan dia yang menyakiti gw. Alhamdulillah setelah gw mengikhlaskan semuanya langkah gw jadi lebih ringan. Dan gw bisa mendapatkan sosok seseorang yang memang gw inginkan. ALHAMDULILLAH..

So, saran gw : sakit hati memang ga mudah untuk dilupakan. Luka hati ga bisa sembuh dalam waktu seminggu. Bahkan mungkin baru membaik setelah bertahun2. Tetapi cobalah untuk ikhlas dan terus maju dalam kehidupan ini. Hidup ini terlalu berharga untuk disiasiakan. InsyaAllah jika kita ikhlas semua langkah kita akan dipermudah.

Just take your time, jangan terburu mengambil keputusan yang dipengaruhi rasa sakit hati. Nikmati prosesnya. Semua akan indah pada waktunya. InsyaAllah..

Keep smilling yaaa... :)


Cinta Itu Tak Terlihat

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ?,
ketika kita menangis ?,
ketika kita membayangkan ?.
Itu karena hal terindah di dunia ini TIDAK TERLIHAT…

Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN
dengan kita…kita
bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan CINTA.
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan.
Orang-orang yang tidak ingin kita
tinggalkan… Tapi ingatlah…melepaskan BUKAN akhir
dari dunia, melainkan awal suatu
kehidupan baru. Kebahagiaan ada untuk mereka yang
menangis, mereka yang tersakiti,
mereka yang telah mencari…dan mereka yang telah
mencoba. Karena MEREKALAH yang bisa
menghargai betapa pentingnya orang yang telah
menyentuh kehidupan mereka…

CINTA yang AGUNG ?,
adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH
peduli terhadapnya…,
adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia, adalah ketika dia mulai
mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa
tersenyum sembari berkata ‘Aku turut berbahagia
untukmu’.
Apabila cinta tidak berhasil…BEBASKAN dirimu…
biarkan hatimu kembali melebarkan
sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI.
Ingatlah…bahwa kamu mungkin
menemukan cinta dan kehilangannya… tapi ketika cinta
itu mati, kamu TIDAK perlu mati
bersamanya…

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang,
MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.
Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kamu
belajar tentang dirimu sendiri dan
menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada.
HANYALAH penghargaan abadi atas
pilihan-pilihanan kehidupan yang telah kau buat.

TEMAN SEJATI… mengerti ketika kamu berkata ‘aku
lupa..’, menunggu selamanya ketika
kamu berkata ‘tunggu sebentar’. Tetap tinggal ketika
kamu berkata ‘tinggalkan aku
sendiri’. Membuka pintu meski kamu BELUM mengetuk dan
berkata ‘bolehkah saya masuk ?’.

MENCINTAI… BUKANlah bagaimana kamu melupakan,
melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN… BUKANlah bagaimana
kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu
MENGERTI…
BUKANlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu
RASAKAN… BUKANlah bagaimana kamu melepaskan, melainkan
bagaimana kamu BERTAHAN…Lebih
berbahaya mencucurkan air mata dalam hati,
dibandingkan menangis tersedu-sedu. Air mata
yang keluar dapat dihapus, sementara
air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak
akan pernah hilang…

Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang.. Tapi
ketika CINTA itu TULUS,
meskipun kalah, kamu TETAP MENANG hanya karena kamu
berbahagia…dapat mencintai
seseorang…LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri…
Akan tiba saatnya dimana kamu harus
berhenti mencintai seseorang BUKAN karena
orang itu berhenti mencintai kita, MELAINKAN
karena kita menyadari bahwa orang
itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.
Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang, jangan
lepaskan dia, jangan percaya bahwa melepaskan SELALU
berarti kamu benar-benar mencintai.

MELAINKAN…BERJUANGLAH demi cintamu. Itulah CINTA
SEJATI. Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan
DARIPADA berjalan bersama orang ‘yang
tersedia’. Kadang kala, orang yang kamu cintai
adalah orang yang PALING menyakiti
hatimu dan kadang kala, teman yang menangis bersamamu
adalah cinta yang tidak kamu sadari.


by. Motivasi_Net@yahoogroups.com

29 Mei 2009

What a wise kid..

Suatu ketika, ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab, memang begitulah peraturannya. Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Mark lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya. Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Mark bangga dengan itu semua, sebab, mobil itu buatan tangannya sendiri. Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4 "pembalap" kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah diantaranya. Namun, sesaat kemudian, Mark meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak berkomat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam, dengan tangan tang bertangkup memanjatkan doa. Lalu, semenit kemudian, ia berkata, "Ya, aku siap!". Dor. Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil itu pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. "Ayo..ayo... cepat..cepat, maju..maju", begitu teriak mereka. Ahha...sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah terlambai. Dan, Mark lah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Mark. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi dalam hati. "Terima kasih." Saat pembagian piala tiba. Mark maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahkan, ketua panitia bertanya. "Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan?". Mark terdiam. "Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan" kata Mark. Ia lalu melanjutkan, "Sepertinya, tak adil untuk meminta pada Tuhan untuk menolongmu mengalahkan orang lain. "Aku, hanya bermohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis, jika aku kalah." Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ruangan.


OMG, anak sekecil Mark aj bisa berdoa kaya gitu. Kok yg udah tua berdoanya ga begitu ya? (gw maksudnya)
Kalo Mark berdoa kaya gitu berarti dia prepare diri dia untuk kemunkinan terburuk. Subhanallah, jarang ada anak kecil kaya gitu.. Hebat...

"Expect for the worst, prepare for the best" - L.Kusumah -

28 Mei 2009

B.O.S.A.N

Seorang tua yang bijak ditanya oleh tamunya.
Tamu : "Sebenarnya apa itu perasaan 'bosan', pak tua?"
Pak Tua :
"Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan, mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu."
Tamu : "Kenapa kita merasa bosan?"
Pak Tua : "Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki."
Tamu : "Bagaimana menghilangkan kebosanan?"
Pak Tua : "Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun akan terbebas darinya."
Tamu : "Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan?"
Pak Tua : "Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernah bosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari?"
Tamu : "Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, Pak Tua."
Pak Tua : "Benar sekali, anakku, tambahkan sesuatu yang baru dalam rutinitasmu maka kebosanan pun akan hilang."
Tamu: "Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas?"
Pak Tua :
"Ubahlah caramu melakukan rutinitas itu. Kalau biasanya menulis sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok atau berbaring. Kalau biasanya membaca di kursi, cobalah membaca sambil berjalan-jalan atau meloncat-loncat. Kalau biasanya menelpon dengan tangan kanan, cobalah dengan tangan kiri atau dengan kaki kalau bisa. Dan seterusnya."
Lalu Tamu itu pun pergi.

Beberapa hari kemudian Tamu itu mengunjungi Pak Tua lagi.
Tamu : "Pak tua, saya sudah melakukan apa yang Anda sarankan, kenapa saya masih merasa bosan juga?"
Pak Tua : "Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan."
Tamu : "Contohnya? "
Pak Tua : "Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecil dulu."
Lalu Tamu itu pun pergi.
Beberapa minggu kemudian, Tamu itu datang lagi ke rumah Pak Tua.
Tamu :
"Pak tua, saya melakukan apa yang Anda sarankan. Di setiap waktu senggang saya bermain
sepuas-puasnya semua permainan anak-anak yang saya senangi dulu. Dan keajaibanpun terjadi.
Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan lagi, meskipun di saat saya melakukan hal-hal yang dulu pernah saya anggap membosankan. Kenapa bisa demikian, Pak Tua?"
Sambil tersenyum Pak Tua berkata:
"Karena segala sesuatu sebenarnya berasal dari pikiranmu sendiri, anakku.
Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang berpikir tentang kebosanan. Saya menyuruhmu bermain seperti anak kecil agar pikiranmu menjadi ceria. Sekarang kamu tidak merasa bosan lagi karena pikiranmu tentang keceriaan berhasil mengalahkan pikiranmu tentang kebosanan. Segala sesuatu berasal dari pikiran. Berpikir bosan menyebabkan kau bosan. Berpikir ceria menjadikan kamu ceria."


Moral of the story :
Semua hal yg kita rasakan itu berasal dari pikiran kita sendiri. Udah pernah baca atau nonton The Secret? 
Di kisah The Secret dipaparkan kalo semua yg terjadi sama kita itu berasal dari pikiran kita. Semakin negatif pikiran kita maka semakin negatif juga perilaku kita. Hebat ya kekuatan pikiran.. :D